Info SAMBAS, W2B.CO.ID – Bupati Sambas, Santono, menyerahkan lantas bantuan sosial beras (BSB) terhadap warga di Desa Kartiasa. Para penerimanya yaitu warga yang masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
\\\”Pemerintah sentra mempertimbangkan penerima bantuan sosial atau keluarga penerima manfaat (KPM) menurut data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Hari ini kami serahkan,\\\” kata Santono di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), Pekan (1/8/2021).

Warga Sambas Ditemukan Tewas di Perairan Paloh Satono tidak menampik bahwa tiap-tiap penyaluran bantuan sosial dari pemerintah sentra, senantiasa berhadapan dengan kendala data yang tak sinkron di lapangan. Melainkan solusinya yaitu validitas DTKS dari desa.

\\\”Validitas DTKS yang ditetapkan menurut Musdes di tingkat desa akan jadi penentu,\\\” katanya.

Bupati Sambas Larang Warganya Nikah Siri Satono memberi saran, bagi penerima bantuan sosial yang merasa telah cakap sebaiknya memberikan bantuan terhadap yang lebih mempunyai hak. Jangan hingga pun mempermalukan diri dengan konsisten mendapatkan bantuan untuk masyarakat miskin.

\\\”Bagi yang merasa telah cakap dan masih masuk dalam data penerima bantuan, sebaiknya diberi saja terhadap yang lebih sesuai,\\\” sambungnya. Berdasarkan ia, mungkin ada warga yang telah dianggap cakap tahun ini, melainkan sempat masuk DTKS.

Mereka telah seharusnya dapat saling beraneka dengan warga sekitar yang dianggap masih memerlukan bantuan. \\\”Kita sepatutnya mengerti, yang mana hak kita dan yang mana bukan. Aku yakin rejeki tak akan salah kamar, yang bukan hak kita tak akan kita temukan,\\\” katanya.

Redaktur, W2B.CO.ID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here